Skip to content

Lulubekisar's Blog

Pemerhati Ayam Bekisar

Pada saat Cuaca yang tidak sedang menentu ini, khususnya unggas sepeti Ayam Bekisar mengalami penurunan stamina.
Tanda tandanya, Jengger kebiruan, kotoran cair dan putih, cara makan yang jadi Pelan dan tak pernah habis. Sebagai Penggemar Bekisar tentunya Kita harus cepat tanggap, bila ada tanda dan gejala seperti itu. Pastikan bahwa Bekisar anda sedang dalam masalah.

Langkah pertama, setiap menjelang Senja, kandang bekisar di krakap oleh kain, bila perlu di tambahkan lampu 5 watt di dlm sangkarnya
Menjelang Pagi, Bekisar di bersihkan kandangnya dengan air dan di jemur pada Matahari Pagi selama 2 jam
Matahari pagi sangat banyak manfaatnya, cukup dari jam 8 pagi hingga jam 10 pagi, Bekisar di jemur.

Wadah pakan di bersihkan secara maksimal, dan saat memberikan makan sebaiknya di campur sedikit madu. Dan di aduk secara merata.

Pertumbuhan bagi anakan bekisar saat di jemur pada Matahari pagi sangatlah baik bagi kesehatannya. Cukup hanya 30 menit saja di jemurnya. Terbebas dari segala penyakit dan memiliki kekebalan tubuh

Mari jaga dan cermati Bekisar kita Setiap hari.

Iklan

Semula akan di selenggarakannya Lomba di Lapangan Pondok Tingal Borobudur Magelang pada Minggu (4/3)
Namun akhir akhir ini Cuaca Ekstrem terjadi di Pulau Jawa, dengan ini kepanitiaan telah Mempertimbangkan hal tersebut.
Mengingat cuaca Extrem tidak dapat di prediksi.

Sedangkan Bekisar sangat rentan dengan Cuaca yang seperti ini, kondisi lembab membuat banyak Bekisar mengalami Sakit flu dan murung serta membuat kotorannya Encer dan berwarna putih.

Bila cuaca telah stabil, dan Panasnya merata Kegiatan Piala Wagub Jawa Tengah akan di Gelar kembali.

Ayam Hutan Hijau atau Gallus Varius sebagai cikal bakalnya Bekisar, kini
keberadaan populasinya cukup memprihatinkan di hutan hutan tanah Jawa pada
khususnya.
Peternak Bekisar saat ini harus termotivasi untuk menjadi peternak Ayam
hutan hijau tersebut. Penggemar Bekisar harus menyadari betul, bahwa Tanpa
adanya Ayam Hutan Hijau itu Tak akan ada Ayam Bekisar. Kesempatan Lulu
Budihardjo sbg Pemerhati Bekisar untuk bertandang ke beberapa peternak
maupun pembesar Bekisar di Sekitar wilayah Muntilan. Kabupaten Magelang
merupakan pusat potensi Bekisar dan Ayam Hutan hijau yang cukup
diperhitungkan oleh Kabupaten tetangga maupun lintas provinsi, dalam prestasi
lomba lomba nasional, Bekisar tetasan wilayah Muntilan sudah tak terhitung lagi
dan Ayam hutannya tergolong sangat baik dalam menurunkan telor telor
Bekisarnya. Untuk Menggairahkan kembali Perbekisaran Magelang yg sudah
beberapa tahun vakum. Maka akan digelar Lomba Bekisar Nasional Piala Wagub
Jawa Tengah, di lapangan Pondok Tingal Mungkid Magelang (4/3). Lomba tersebut
nanti memiliki tujuan utama yaitu menyemangati para Peternak dan pembesar
Bekisar agar dapat membudidayakan Ayam Hutan Hijau dan menjaganya.
MENGGAIRAHKAN KEMBALI PERBEKISARAN MAGELANG
Lulu Budihardjo bersama Ayam Hutan Hijau sebagai Cikal Bakal Bekisar
Kemudian Para penggemar turut medukung pelestarian ayam Hutan Hijau,
khususunya Kab Magelang sebagai perutnya Bekisar, dan rencana ini telah Lulu
Budihardjo sampaikan langsung ke Wakil Gubernur Jawa Tengah saat aundensi di
rumah dinasnya. Harapannya pemkab Magelang dapat memfasilitasi teman teman
Petenak, Pembesar maupun Penggemar Bekisar.

Dalam Lomba lomba Bekisar pada umumnya, Para penggemar selalu tidak lupa membawa Perlengkapan Lomba seperti Batok Makan, Krakap Sangkar dan Jangkrik , selain itu ada satu lagi yang selalu mereka bawa yaitu Ayam Kampung Betina Jengger wilah

Bekisar agar gacor (aktif bunyi), selalu di satuka dengan Betina Kampung, biasanya sehari sebelum berlomba dan saat akan lomba, Betina kampungnya di mainkan di luar kandang Bekisarnya di satukan

Warna Betina Kampung yang di sukai oleh Bekisar, Umumnya warna merah atau cokelat, badannya tidak terlalu besar dan jenggernya wilah atau besar
Mencari model Ayam Betina Kampung seperti diatas, lumayan sulit. Dan tidak semudah di Tahun tahun sebelumnya

Sebagai catatan kepada penggemar, bahwa pada saat Lomba di mulai, sebaiknya Ayam Kampung Betina di simpan.

Apabila Ayam tersebut di keluarkan, apalagi di mainkan oleh Pemiliknya, maka yang terjadi adalah Bekisar bekisar Lomba akan Petak Petok cukup lama dan artinya ini mengganggu jalannya Lomba

Jelang diselenggarakannya Lomba Bekisar Pada Hari Minggu , tanggal 3 September 2017,bergengsi memperebutkan Piala KAPOLDA DIY, Bekisar bekisar jawara sudah mulai diperlakukan khusus oleh Pemiliknya masing-masing, dengan kata lain di Manjakan atau masuk Trainning Camp untuk pelatihan mental dan suaranya.
Seperti yang dilakukan oleh Pemerhati Bekisar, Lulu Budihardjo yang telah 7 tahun absen di ajang Lomba Bekisar Tingkat Nasional.

Terlihat mulai turun kembali latihan di beberapa tempat di Sleman, dengan Bekisar Merahnya yang telah berusia hampir dua tahun itu

Perlakuan Bekisar Lomba memang beda dengan Bekisar rumahan, untuk Bekisar Lomba pakan jangan terlalu banyak seperti biasanya, mandi kipu (mandi pasir) lebih di perbanyak, karena bagus untuk otot ototnya, diberi pakan tambahan seperti jangkrik cukup 3 ekor saja, di kerek pada gantangan yang tingginya antara 6 atau 8 meter serta sering di pertemukan sama Betina kampungnya (pacar), sebaiknya saat di kipu maupun sedang di gantang

Bila menjelang senja, sangkar di krakap (bahan kaos), mengingat dalam bulan ini Cuaca sangat dingin dan pada pagi harinya dijemur selama 2 jam di terik matahari, antara jam 7.30 hingga 9.30

Ditambahkan oleh Lulu DB bahwa Lomba Bekisar ini di gelar di Pendopo dalem Notoprajan Yogyakarta, harapannya Peserta se Jawa dan Madura dapat mensukseskan event bergengsi ini, rasa persaudaraan dan sportivitas harus di junjung tinggi.

Perawatan Bekisar yang baik saat di usia bakalan, antara 3 sampai 5 bulan.
Baik kebersihan Lingkungannya,  Sangkarnya dan wadah makanannya. Hal ke tiga tersebut wajib kita cermati. Karena akan mempengaruhi kondisi dan perkembangan Bekisar itu sendiri.
Bekisar lebih senang dimandikan saat pagi hari dan di jemur pada Matahari yang cukup, bila cuaca mendung, sebaiknya di tunda.
Apabila cuaca tidak bersahabat, lalu Bekisar tetap dimandikan, Jengger bekisar akan membiru dan Ekor akan mekerucut, akibatnya kotoran bekisar menjadi Putih serta Kandang gampang kropos. Ingat…jangan melakukan hal seperti  ini.
Beda Bekisar beda pula jenis makanan dan takarannya, maka kenalilah Bekisarmu sejak dini dan sepenuh hati dalam memeliharanya, agarlebih paham pada Karakter  Klangenan kita seperti Bekisar.

Tak bisa dipungkiri , apalagi di abaikan bwh Ayam Hutan Hijau (Gallus varius) adalah Cikal bakalnya Bekisar, maka peternak bekisar yg masih produktif seperti di Kulonprogo, bantul hingga Magelang, mulailah membudidayakan Ayam Hutan Hijau dan ayam betina kampung jengger wilah.

Di sela sela kunjungannya ke beberapa peternak bekisar dan pembesaran, Pemerhati Bekisar, Lulu Budihardjo menyempatkan ke peternak asal desa Kajoran Magelang, yg konon mulai merintis beternak Ayam Hutan Hijau (Gallus Varius) dan Ayam Betina kampung (Gallus Domestica)

“Keprihatinan saya melihat habitat Ayam Hutan Hijau yang hampir punah, karena masih adanya perburuan liar dan kondisi Hutan kita, saya mengajak para peternak Bekisar untuk bersama sama membudidayakan Ayam Hutan dan ayam betina kampung jengger wilah, meskipun berulang kali saya telah mengingatkannya”Kata Lulu Budihardjo
[06:16, 4/9/2017] Lulu: Ditambahkan oleh Lulu Budihardjo, dalam kunjungannya ke peternak pak gun kajoran, dirinya meminta untuk para peternak yang berpengalaman dapat memberikan pembelajaran tentang Ilmu pembudidayaan kepada Pemula, serta menggelar Lomba Ayam Hutan Hijau, semoga program ini dapat terealisasi dan sekaligus menjaga Ayam Hutan dari kepunahan.

Tag: