Skip to content

Lulubekisar's Blog

Pemerhati Ayam Bekisar

Bekisar hasil silangan dari Ayam Hutan Hijau (Gallus Varius) dengan Ayam Betina Kampung (Gallus Domestica). Ayam Hutan Hijau hanya terdapat di kepulauan Jawa, Madura dan Bali.
Suara Bekisar yang baik memiliki suara 2 nada yaitu O bulat bersih dan E panjang keatas bersih. Sifat Bapaknya dari hutan hampir 90 % melekat pada dirinya, tingkat stress tinggi seperti tidak dapat melihat warna merah,orang bertopi dan mendengar kegaduhan.
Katuranggan Bekisar memiliki warna dan bulu yang indah dan mengkilap, Jengger tegak bergerigi, Pial satu bergaris putih, bulu leher bulat, lancur ekor minimal 8 dan kaki putih bersih.
“Suara dan katuranggan tersebut diatas,sangat sulit didapat pada 1 Ayam bekisar, ini jarang terjadi ibaratnya 1 : 100 untuk seseorang bisa mendapatkannya ”
“Peternak binaan KEMARI yang tersebar di Jawa, Bali dan Madura, mencapai sekitar 90 peternak. Tahun 2005 lalu sebagian mereka mendapat predikat sebagai Peternak produktif dari Pendiri KEMARI H. Ismail Saleh, SH di TMII”
“Dalam Kontes Bekisar yang diadakan 2 kali dalam sebulan, bergantian di Kabupaten-kabupaten se-Jawa, Bali dan Madura, tujuan Kontes yaitu Memasyarakatkan Bekisar dan sekaligus mensosialisasikan bagi Masyarakat setempat untuk menjadi seorang Peternak maupun Pembesar Bekisar”
Pada Kontes di Bekisar ada 2 Jenis Kontes pertama Seni Suara Bekisar yang di gantang pada tiang ketinggian 8 M dan jumlah Tiang ada 30, satu tiang dengan tiang lainnya berjarak 3 M dan jarak dari Tenda Tamu dan panitia minimal 20 Meter, di Nilai oleh 6 – 7 Orang Juri dibantu 2 Orang Tenaga Lapangan dan 1 Orang Perekap Nilai. Kedua Kontes Seni Penampilan, kegiatan ini umumnya dimulai paling lambat pukul 9.30 WIB sd 15.30 WIB.
Kontes Bekisar terbagi dalam beberapa kelas, yaitu Kelas Bintang dengan peserta Bekisar yang berprestasi juara lebih dari 10 kali dan harga minimal bekisar sampai 10 juta, Kelas Utama peserta Bekisar bervariasi prestasi minimal pernah masuk dalam 10 Besar pada Kontes Tingkat-tingkat Nasional, dengan harga bekisar minimal 5 Juta. Kelas Madya peserta Bekisar bervariasi prestasi, minimal mental dan pakem suaranya memenuhi syarat kontes dan harga Beksiar minimal 1,5 Juta. Kelas Pratama peserta Bekisar umumnya Ayam muda dibawah 1 tahun dan sebagian besar belum meraih prestasi, meskipun prestasi di Tingkat Ragional dan harga Bekisarnya minimal 500 ribu dan Kelas terakhir adalah Kelas Bakalan, umumnya usia Ayam maksimal 7 bulan dan digantang ½ tiang saja dengan waktu penilaian 15 menit. Harga bekisar bervariatif antara diharga 350 ribu.
Dalam Kontes Bekisar ada jabatan kepada Panitia yaitu Kordinator Pengendalian Lomba (KPL) bertanggung jawab penuh atas kelancaran Kontes dari mulai Persiapan Lapangan , Monitor Penilaian dan Penanganan Komplain peserta.
Dalam Kontes Bekisar, Suara Lengking Bekisar terdengar hampir 500 M, dapat didengar dan dinikmati oleh Penonton awam maupun Peserta, jarang terjadi Juri yang salah atau keliru dalam menilai, hal ini dapat diketahui oleh Penonton maupun peserta secara langsung.

JAGA MUTU LOMBA BERSIKAPLAH PROFESIONAL
Lomba Kemari tergolong lomba yang eksklusif menurut pandangan banyak orang, mengapa demikian? Yang diperebutkan dalam piala merupakan sejumlah pejabat dan tokoh kondang, bukan hanya symbol pada piala akan tetapi para pejabat dan tokoh tersebut selalau hadir ditengah tengah perlombaan dan ini terjadi sebuah interaktif yang sifatnya non formal.
Sebuah pemikiran kedepan, idealnya memang dalam kepengurusan tingkat apapun harus memiliki seseorang yang memiliki jiwa konseptor, innovator daan motivator, dan apabila memungkinkan kepanitiaan lomba diserahkan kepada panitia independen yang telah ditunjuk oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) dan bidang lomba terkait dengan didasari standart dan prosedurnya, mengingat panitia lomba saat ini juga pengurus dan seorang pelomba apabila seorang panitia juga merangkap pemain, niscaya pemikiran akan bercabang. Begitu juga dengan seorang juri, saat ini bertugas sekalipun merangkap membawa ayam, pasti yang ada hanya menambah beban moril yang cukup tinggi. Memang Kemari merupakan wadah yang dinamis dan harmonis, tetapi semua ini kita kembalikan pada kita bahwa membatasi diri itu akan menjadikan sebagai manusia yang bijak dalam berucap dan bersikap.
Untuk itu diharapkan Kemari dapat menjaga dan mempertahankan BRAND IMAGE yang mulai dirintis sejak tahun 1989, baik kinerja pnegurus maupun panitia lomba.
Pemikiran tersebut harus disikapi secara cepat dan tanggap. Kebangkitan Kemari diharapkan bukan sebuah slogan belaka, tetapi realisasi dalam dukungan nyata dari PP Kemari yang lebih memiliki program bermanfaat untuk daerah, tentu hal ini dapat menjadi nilai tambah diantaranya pengurus dan efek domino positif kepad apara penggemar yagn secara tidak langsung diwadahi oleh Kemari.

PARA PETINGGI YANG MENGGEMARI BEKISAR
– Ir. Djamaludin Suryohadikusumo, Mantan Menteri Kehutanan
– Drs. Rostian Syamsudin, Presdir Panin bank
– Jenderal (Purn) Subagyo HS
– Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto
– Amien Rais , Mantan Ketua MPR
– Benjamin Mangkoedilaga, Mantan Hakim Agung
– Ir. Ciputra, Pengusaha Nasional
– BrigjenPol Sunaryono, Kapolda DIY
– Gusti Prabukusumo, Putera Sinuwun Sri Sultan HB IX

KRITERIA KONTES PENAMPILAN
Dinilai dari anatomi yang paling menonjol pada Bekisar, yakni Jengger harus tegak dan bergerigi, bulu halus dan mengkilap, tubuh besar dan proposional, Bulu ekor dan lancur lengkap ( Menyerupai kipas ), kaki bersih dan tidak membentuk huruf X dan sifat Bekisar yang tidak terlalu giras.
Kelas Penampilan atau lebih dikenal dengan Chiken fashion show, memang hanya ada dalam Kontes Bekisar. Umumnya Kontes ini tidak dipungut biaya serta cukup dinilai oleh 3 Juri dengan waktu penilaian tidak lebih dari 10 menit dan kontes seni penampilan ini banyak digemari oleh kaum wanita serta anak-anak , karena ada pula atraksi Bekisar di letakan pada tangan pemiliknya dan kontes ini memang membutikan bahwa bekisar-bekisar yang didalam perawatannya sehari-hari selalu terjaga, akan menunjukan kebolehannya dalam berpenampilan di kelas berlaga ini.
Banyak cara yang dapat dilakukan oleh Penggemar untuk merawat Bekisarnya dengan cara-cara mudah seperti setiap pagi Bekisar dimandikan air suruh secukupnya dan perawatan kaki dan kukunya setiap 2 bulan sekali, sediakanlah Kandang Kipu atau pasir, agar setiap 2 hari sekali setelah makan pagi, Bekisar dilepas pada kandang tersebut untuk tujuan mengolah tubuhnya secara bebas. Agar Bekisar dapat mengolah ototnya secara alami dan kesehatan pada pencernaannya.

KONTES SENI SUARA SETIAP KELAS
Ayam Bekisar memiliki suara yang khas, yaitu perpaduan Ayam hutan dan ayam kampung betina. Dasar suara Bekisar baik dapat didengarkan pada usia 6 – 7 bulan dan ini menjadi acuan baik tidaknya harapan bekisar kedepannya. Untuk itulah suara bekisar yang menjadi daya tarik utama, sehingga ayam bekisar dilombakan dengan kriteria yang menarik tentunya.
Kriteria suara Bekisar ditentukan oleh faktor-faktor seperti :
– Besar kecilnya suara bekisar adalah volume suara dan besar kecilnya berbeda, dapat disamakan halnya penyanyi dengan pengertian “tenor, baritone, bas” pada penyanyi pria atau “sopran, meso sopran, alto” pada penyanyi wanita, namun dalam Kontes seni suara Bekisar, volume tidak menjadi perbedaan pada kelompok atau kategori kelas.
– Tebal tipisnya suara adalah mantap tidaknya kokok, dilihat dari kematangan usia, mental, dan perawatan seekor bekisar berperan menentukan tebal tipisnya suara kokok ini.
– Panjang pendeknya suara adalah tempo atau waktu yang diperlukan saat bekisar berkokok. Makin panjang waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan satu kokok semakin baik. Selain itu, semakin pendek jarak antara kokok yang satu dengan yang lain tergolong baik.
– Tinggi rendahnya suara adalah nada dasar yang dimiliki ayam Bekisar pada waktu berkokok. Tinggi rendah suara bekisar tidak sama. Nada yang tinggi biasanya mudah terdengar dari jarak jauh.
– Bersih kotornya suara adalah suara kokok yang lepas bebas tidak terganggu oleh sesuatu pada pita suaranya. Suara yang kotor misalnya serak, sember, tertekan-tekan, tersendat pecah dan lain lain.
– Irama / lagu adalah “cengkok” yang dimiliki Bekisar pada waktu berkokok. Irama / lagu ini paling pentinga dalam penilaian.

Kriteria penilaian dalam suatu lomba Bekisar meliputi nilai suara depan, nilai suara belakang, nilai suara lagu/irama dan nilai bersih kotornya suara.
– Suara Depan (SD)
Suara depan yang dikehendaki adalah suara rendah, besar, tabal, panjang dan bersih. Untuk suara depan nilainya 13 – 15 pada saat babak penyisihan, 14 – 15 pada saat babak final. Ayam Bekisar yang suara depannya kurang baik mendapat nilai 13, sedangkan yang baik antara 14 atau 15.

– Suara Belakang (SB)
Ayam Bekisar yang bagus adalah yang suara belakangnya tinggi, tebal, panjang dan bersih. Angka yang diberikan untuk menilai suara belakang, untuk babak penyisihan 13 – 15, dan untuk babak final 14 – 15.

– Lagu atau Irama (LI)
Lagu / irama ditentukan oleh suara depan dan suara belakang. Oleh karena itu nilai ini diberikan setelah ada nilai suara depan dan nilai suara belakang. Lagu/irama yang dikehendaki adalah lagu bernada dua (istilah Jawanya tutup loro), yaitu ada keserasian besarnya suar depan dan suara belakang, ayunan suara halus dan bersih.

Angka yang diberikan untuk menilai lagu/irama ini 2 x nilai criteria sebelumnya, yaitu 30 – 38 untuk babak penyisihan dan nilai 34 – 42 untuk babak final. Nilai ini paling tinggi karena inti penilaian suara dititik beratkan pada irama/lagu. Untuk memberi nilai, juri harus memperhatian bagaimana nada suaranya, adakah keserasian suara depan dan belakang, halus kasarnya alunan suara, dan bersih kotornya lagu / irama.

– Bersih Kotornya Suara (BK)
Terakhir adalah menilai bersih kotornya suara, yang didasarkan kepada suara depan, suara belakang dan lagu/irama. Suara Bekisar yang tidak bersih dapat ditilik dari jelas tidaknya huruf R yang ada pada suara depan dan suara belakang, ataupun pada lagu/irama. Bila huruf R jelas berarti suara itu dapat dikatakan kotor atau kurang bersih.

Iklan

%d blogger menyukai ini: